Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) untuk kedua kalinya berhasil meraih Popular Government Institution Award 2026 pada ajang Indonesia Public Relations Summit yang digelar oleh The Iconomics Media bersama Axia Research di Jakarta, Rabu (6/8). Sebelumnya, Kementan telah menerima penghargaan serupa pada 2025.

Popular Government Institution Award merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada institusi pemerintah yang dinilai mampu membangun reputasi, kredibilitas, serta komunikasi publik secara efektif. Proses penilaian dilakukan melalui riset independen dan survei kuantitatif secara daring yang melibatkan sekitar 10.000 responden dari berbagai kalangan masyarakat.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan amanah yang harus dibuktikan melalui kerja nyata.

“Penghargaan ini adalah amanah untuk terus bekerja lebih baik. Kepercayaan publik hanya bisa dijaga dengan hasil yang nyata, pelayanan yang semakin baik, serta penyampaian informasi yang cepat, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami akan terus bekerja keras mengawal swasembada pangan demi kesejahteraan petani Indonesia,” ujar Mentan Amran.

Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin) Kementan, Luthful Hakim, yang secara langsung menerima penghargaan tersebut, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pertanian.

“Penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diterima Kementerian Pertanian. Kami bersyukur karena kepercayaan publik terus meningkat. Hal ini tidak lepas dari kepemimpinan Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, didukung strategi komunikasi publik yang baik serta penyampaian data dan informasi yang akurat, terbuka, dan cepat kepada masyarakat,” ujar Luthful.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan komunikasi publik ini tidak terlepas dari berbagai capaian sektor pertanian, mulai dari peningkatan produksi pangan, penguatan ketahanan pangan, hingga sejumlah program yang memberikan manfaat langsung bagi petani dan masyarakat luas.

Direktur Riset The Iconomics Media, Alex Mulya, menjelaskan bahwa seluruh penerima penghargaan dipilih melalui proses riset independen yang berlangsung cukup panjang. Penilaian dilakukan berdasarkan persepsi publik terhadap reputasi institusi, dengan mengacu pada sejumlah indikator, yakni paparan media (exposure), pengaruh (influence), kreativitas komunikasi (creativity), serta reputasi institusi secara keseluruhan.

“Selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Prosesnya cukup panjang dan para pemenang dipilih bukan hanya oleh redaksi The Iconomics, tetapi juga oleh publik Indonesia melalui survei yang kami lakukan,” ujar Alex.

Penghargaan ini semakin mempertegas komitmen Kementerian Pertanian untuk terus menghadirkan komunikasi publik yang kredibel, transparan, dan berbasis kinerja nyata, sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan pertanian dapat dipahami, dipercaya, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.