Profil

Balai Besar Veteriner Maros

Laboratorium Pengujian Penyakit Hewan

Kenali laboratorium Balai Besar Veteriner Maros yang telah terstandar SNI ISO/IEC 17025:2017

Status Penyakit Hewan

Pantau status penyakit hewan di wilayah kerja Balai Besar Veteriner Maros

Tarif Pengujian Laboratorium

Sesuai dengan PMK No. 85 Tahun 2023

Tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Bersifat Volatil yang Berlaku Pada Kementerian Pertanian

Soal Sering Ditanya

Berikut adalah pertanyaan yang sering kami temukan.
Bila belum menemukan jawaban, jangan ragu untuk kontak WhatsApp BBVet Maros.

Salah satu syarat untuk dapat melakukan lalu lintas hewan atau produk asal hewan adalah Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang diterbitkan oleh dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan setempat. Sebagai pendukung penerbitan SKKH, dibutuhkan laporan hasil uji laboratorium veteriner. Silakan berkonsultasi dengan dinas setempat mengenai persyaratan pengujian, kemudian hubungi kami untuk meregistrasikan sampel Anda.

Pengujian ELISA Ab Rabies di bulan September 2026 kami laksanakan 2 kali, yakni di tanggal 16 dan 30 September. Segera registrasikan sampel anabulmu! Hubungi WhatsApp Chat Center BBV Maros untuk konfirmasi.

Anda dapat membayar tagihan tarif uji melalui ATM, Mobile Banking, Teller Bank, Kantor Pos, juga Aplikasi Belanja Online. Anda juga dapat mengunjungi laman ini untuk mengetahui langkah-langkah pembayaran di berbagai bank terdaftar.

Kami siap membantu Anda melakukan pengambilan sampel pada hewan. Hubungi nomor WhatsApp Chat Center BBVet Maros untuk petunjuk lebih lanjut.

Kami siap membantu Anda melakukan pengambilan sampel di bandara. Hubungi nomor WhatsApp Chat Center BBVet Maros untuk petunjuk lebih lanjut.

Silakan bersurat kepada kami. Surat dapat dikirim ke email [email protected] dan konfirmasikan ke WhatsApp Chat Center BBVet Maros.

Anda dapat dengan mudah melihat status uji dan status riwayat pengujian yang telah dilakukan di laboratorium BBVet Maros dengan login ke Aplikasi iVLab. Apabila terkendala, silakan hubungi WhatsApp Chat Center BBVet Maros.

Anda bisa mengirimkan sampel dengan menggunakan jasa pengiriman. Pastikan dikemas dengan baik agar kualitas sampel tetap terjaga. Hubungi WhatsApp Chat Center BBVet Maros untuk konfirmasi pengiriman sampel Anda.

Layanan BBvet Maros

Kami siap memberikan pelayanan terbaik mendukung pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit hewan.

Kami siap memberikan pelayanan terbaik. Mendukung pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit hewan.

Pengujian Laboratorium BBVet Maros

Pengujian Laboratorium

Melakukan pengujian kesehatan hewan dan produk hewan serta memberikan laporan hasil uji. Mengembangkan teknik pengujian untuk memastikan keamanan dan kualitas.

Lebih lanjut
Surveilans dan Monitoring Penyakit Hewan

Surveilans dan Monitoring

Melakukan pemantauan dan evaluasi penyakit hewan serta keamanan produk hewan di regional. Termasuk surveilans, analisis risiko, dan pembuatan peta penyakit hewan.

Lebih lanjut
Investigasi Penyakit Hewan

Investigasi

InvestigasiPenyakit Hewan

Respon cepat tim BBVet Maros terhadap laporan dinas dan masyarakat melalui penyelidikan dan diagnosa penyakit hewan melalui berbagai pemeriksaan dan pengujian.

Lebih lanjut
Pendampingan Teknis Veteriner

Pendampingan Teknis Veteriner

Pendampingan dan penguatan kapasitas teknis laboratorium veteriner, pusat kesehatan hewan, serta tenaga kesehatan hewan di wilayah kerja Balai Besar Veteriner Maros.

Lebih lanjut

BBVet Maros

Balai Besar Veteriner Maros

Laboratorium pengujian penyakit hewan dengan wilayah kerja Pulau Sulawesi, Pulau Maluku, dan Pulau Maluku Utara.

Selengkapnya

8

Provinsi Wilayah Kerja

7

Laboratorium

>100

Jenis Pengujian

>100.000

Sampel Uji/Tahun

Berita Terbaru

Kementan Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman PMK SAT-1, Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan Sejak Dini
Selengkapnya

Kementan Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman PMK SAT-1, Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan Sejak Dini

Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat sistem pertahanan kesehatan hewan nasional sebagai langkah menghadapi ancaman masuknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serotipe Southern African Territories-1 (SAT-1). Sampai saat ini, PMK SAT-1 belum terdeteksi masuk maupun menyebar di Indonesia. Pemerintah memilih meningkatkan kewaspadaan sejak awal agar setiap kemungkinan ancaman dapat teridentifikasi dan ditangani dengan cepat. Penguatan […]

Perdana, 40 Ton Karkas Ayam Layer Afkir Dikirim ke Makassar, Koperasi Perkuat Posisi Tawar Peternak
Selengkapnya

Perdana, 40 Ton Karkas Ayam Layer Afkir Dikirim ke Makassar, Koperasi Perkuat Posisi Tawar Peternak

Jawa Timur — Sebanyak 40 ton karkas ayam layer afkir asal Jawa Timur mulai dikirim ke Makassar, Sulawesi Selatan. Pengiriman perdana ini menjadi tahap awal dalam membangun sistem distribusi yang lebih teratur dan berkelanjutan, sekaligus memperluas akses pemasaran bagi peternak ayam petelur. Distribusi ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah, ID FOOD, dan koperasi peternak. […]

Kementan Perkuat Kewaspadaan Penyakit Hewan Lintas Batas, Pengawasan Berbasis Risiko Dipertajam
Selengkapnya

Kementan Perkuat Kewaspadaan Penyakit Hewan Lintas Batas, Pengawasan Berbasis Risiko Dipertajam

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat sistem kewaspadaan terhadap ancaman penyakit hewan lintas batas. Pemerintah memperkuat pemantauan berbasis risiko agar potensi ancaman dapat dikenali lebih awal, pengawasan diarahkan pada titik yang tepat, dan sumber daya dapat dimanfaatkan secara lebih efektif. Salah satu instrumen yang dikembangkan untuk mendukung langkah tersebut adalah Risk Monitoring Tool (RMT). […]

Kementan Pacu Pengembangan Ternak Babi, Perkuat Usaha Peternak Rakyat
Selengkapnya

Kementan Pacu Pengembangan Ternak Babi, Perkuat Usaha Peternak Rakyat

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan peternakan babi di sejumlah daerah guna memperkuat populasi, meningkatkan produktivitas, serta membangun usaha peternak rakyat yang lebih berkelanjutan. Pada 2026, program pengembangan ternak babi diarahkan kepada 30 kelompok peternak di berbagai wilayah. Setiap kelompok direncanakan mengembangkan 10 ekor ternak babi berumur sekitar enam bulan, terdiri atas satu […]

Kementan dan Belanda Perkuat Kerja Sama One Health Hadapi Resistensi Antimikroba
Selengkapnya

Kementan dan Belanda Perkuat Kerja Sama One Health Hadapi Resistensi Antimikroba

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat kerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Kesejahteraan, dan Olahraga Belanda dalam bidang kesehatan hewan, kesehatan masyarakat, serta penanganan Resistensi Antimikroba (AMR). Direktur Kesehatan Hewan Kementan, Hendra Wibawa, menyambut baik penguatan kerja sama kedua negara, khususnya dalam upaya mencegah dan mengendalikan AMR. Menurutnya, Indonesia terus memperkuat regulasi dan penerapan ketentuan di […]

Kementan Dorong Kesiapsiagaan Zoonosis hingga Daerah melalui Program STRIDES-GHS
Selengkapnya

Kementan Dorong Kesiapsiagaan Zoonosis hingga Daerah melalui Program STRIDES-GHS

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat sistem deteksi dini penyakit zoonosis dan penyakit infeksi baru yang berpotensi menimbulkan pandemi. Upaya ini diarahkan untuk memastikan ancaman penyakit dapat diketahui lebih cepat dan ditangani sebelum berkembang serta menimbulkan dampak yang lebih luas. Penguatan tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Pelaksanaan Program Strengthening Infectious Disease Detection Systems–Global Health Security (STRIDES-GHS) […]

Media BBVet Maros

Ikuti kegiatan, berbagi ilmu, dan informasi dari Balai Besar Veteriner Maros.

“Ternak yang sehat dan status penyakit hewan yang terkendali, dapat meningkatkan produktivitas ternak. Sehingga akan berdampak pada kesehatan masyarakat hingga peningkatan ekonomi masyarakat.”

drh. H. Agustia, M.P.

Kepala Balai

Responsive image