Makassar, 20 November 2025 — Balai Besar Veteriner Maros (BBV Maros) kembali menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Semester II Tahun 2025 sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara penyelenggara layanan dan para pengguna jasa guna mewujudkan pelayanan yang transparan, responsif, dan akuntabel.
Forum Konsultasi Publik dilaksanakan secara hybrid, mengombinasikan pertemuan tatap muka dan partisipasi daring melalui Zoom Meeting. Peserta yang hadir berasal dari beragam latar belakang, antara lain mahasiswa, peternak mandiri, pelaku usaha peternakan dan produk hewan, serta perwakilan instansi pemerintah.

Sambutan Kepala BBV Maros
Dalam sambutannya, Kepala BBV Maros, H. Agustia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengguna jasa atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BBV Maros dalam pelaksanaan pengujian veteriner.
“Forum ini kami selenggarakan karena kami menyadari masih terdapat ruang untuk perbaikan. Masukan dan saran dari para pengguna jasa sangat kami butuhkan agar BBV Maros dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan prima,” ujar H. Agustia.
Transparansi dan Peningkatan Layanan
Pada sesi pemaparan, Kepala BBV Maros menjelaskan secara komprehensif alur bisnis pengujian yang berlaku di BBV Maros. Selain itu, diperkenalkan pula pemanfaatan aplikasi IVLAB sebagai sistem manajemen pengujian laboratorium veteriner yang memungkinkan pengguna jasa memantau progres pengujian serta mengunduh laporan hasil uji secara daring.
BBV Maros juga menyampaikan gambaran umum jumlah dan dinamika pengujian selama tahun 2025, sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik, sekaligus menjadi bahan evaluasi bersama dalam peningkatan kualitas layanan.
Survei Kepuasan Masyarakat
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Umum BBV Maros, Dini Marmansari, memaparkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Berdasarkan survei yang dilaksanakan pada periode Januari hingga Oktober 2025, BBV Maros memperoleh nilai 89,86 dengan kategori Sangat Baik.
Dini juga menjelaskan makna dan tujuan setiap indikator pertanyaan dalam formulir SKM, sehingga diharapkan pengguna jasa dapat memberikan penilaian yang objektif dan konstruktif sebagai bahan perbaikan pelayanan di masa mendatang.
Penyampaian Standar Pelayanan Publik
Melalui forum ini, Ketua Kelompok Substansi Pelayanan Veteriner, Muflihanah, memaparkan draf Standar Pelayanan Publik BBV Maros. Sebagai badan publik, BBV Maros berkewajiban menyampaikan standar pelayanan secara jelas kepada masyarakat, mencakup jenis layanan, persyaratan, prosedur, serta jangka waktu pelayanan.
Draf standar pelayanan ini dikomunikasikan kepada perwakilan pengguna layanan sebelum ditetapkan dan dipublikasikan melalui media yang mudah diakses masyarakat, seperti website resmi BBV Maros.
Kolaborasi dengan Ombudsman
FKP Semester II Tahun 2025 juga menghadirkan Andi Ibrahim dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan, yang menyampaikan materi mengenai cara efektif memanfaatkan layanan publik. Dalam paparannya, Ombudsman menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi dua arah antara penyelenggara layanan publik dan penerima layanan guna mencegah maladministrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan.

Komitmen Bersama
Sebagai penutup, kegiatan Forum Konsultasi Publik diakhiri dengan penandatanganan Komitmen Bersama antara BBV Maros dan para pengguna jasa. Komitmen ini menegaskan kesiapan BBV Maros dalam memberikan pelayanan penyidikan, pengamatan, pengujian, dan diagnosis kesehatan hewan serta keamanan produk hewan, sekaligus memperkuat kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.
Isi komitmen tersebut antara lain menegaskan komitmen bersama untuk:
- meningkatkan kualitas kerja sama,
- menjauhi praktik korupsi, suap, dan gratifikasi, serta
- menyelesaikan permasalahan secara musyawarah demi kebaikan bersama.
Komitmen Berkelanjutan
Melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik Semester II Tahun 2025 ini, BBV Maros kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima dan profesional. Seluruh masukan dan evaluasi dari forum ini akan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan, karena pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat terwujud melalui sinergi, keterbukaan, dan komitmen untuk terus berbenah bersama masyarakat.
